Tampilkan postingan dengan label minum obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minum obat. Tampilkan semua postingan

15 Juni 2011

Minum Obat Tiga Kali Sehari, Apa Maksudnya?

Sekedar sharing saja nih..Karena pertanyaan ini kerap muncul ketika konseling, sepertinya masalah simpel, tetapi masih banyak yang keliru dan binggung. 

Seorang ibu pergi ke Dokter jam 8 malam, kemudian diberi resep obat, diminum 3 kali sehari. Karena jarang minum obat, menurutnya 3 kali sehari berarti malam ini diminum tiga kali, masing masing satu tablet. Satu, dua, tiga..Glek. Padahal obat yang diberikan adalah asam mefenamat 500 mg untuk antinyeri dan antiradang, yang dapat menggangu lambung apalagi jika diminum berlebihan. Memang secara logika tidak salah, karena ia meminum 3 kali dalam sehari, namun disini saya klarifikasikan, bukan itu yang dimaksud tiga kali Sehari dalam dunia obat obatan.

Sederhananya, tiga kali sehari berarti obat diminum setiap delapan jam.
Berarti jika obat diminum pagi jam 6.00, berikutnya diminum siang jam 14.00 dan berikutnya adalah malam jam 22.00. Begitu kira2 yang dimaksud tiga kali sehari.

Nah jika obat resep baru diberikan malam hari, berarti malam itu obat hanya diminum 1x, untuk dosis malam. Keesokan harinya, barulah dimulai minum obat pada pagi, siang dan malam hari.


Semoga bermanfaat ya!

17 Mei 2011

Minum obat dengan Jus Buah, Boleh Nggak?

Jeruk dan Cranberry
Minum obatnya pakai jus buah aja ah..Seger, biar gak pahit..Boleh nggak sih?
Sebenarnya, minum obat yang terbaik adalah dengan segelas air putih, minimal 60 mL, supaya obat dapat larut dan cepat diserap tubuh. 

Beberapa jus buah seperti jus jeruk dapat berpengaruh terhadap kinerja obat pada tubuh. Penelitian di Eropa oleh Lilja, Raska dan Neuvonen, 2005, menunjukkan bahwa minum obat jantung (seperti atenolol) dengan jus jeruk, secara signifikan menurunkan penyerapan obat tersebut sebanyak kira2 40%. Wah bisa gawat kalo penderita, penyakit jantung sudah kronis, harga obat juga mahal, eh ternyata yang diserap hanya 60%. Hal ini tentunya dapat berpengaruh terhadap detak jantung, sehingga detak jantung penderita cenderung lebih cepat. 

Selain itu, jus jeruk juga tidak dianjurkan untuk diminum bersamaan dengan obat kolesterol seperti pravastatin, dikarenakan jus jeruk + pravastatin, meningkatnya konsentrasi obat didalam badan kita.

Jus buah lain yang dapat mempengaruhi kerja obat adalah jus cranberry. Paeng,Sprague, dan Jackevicius, 2007 dalam jurnal Clinical Therapeutics menemukan bahwa jus cranberry jika diminum bersamaan dengan warfarin (pengencer darah), dapat meningkatkan efek pengenceran darah obat tersebut Akan tetapi setelah konsumsi jus cranberry dihentikan, efek pengenceran darah kembali normal.

Nah..Jadi kesimpulannya tidak semua jus buah aman dikonsumsi dengan obat-obatan ya. Segelas air putih tetap yang paling aman untuk minum obat. :)  

Semoga bermanfaat!