11 Desember 2012

Musim Hujan, Muntaber Datang


Masuk bulan Desember Ceria, yang merupakan bulan "Holiday", nggak seru ya kalo ketimpa Muntaber. Tapi dimusim penghujan ini, penyakit muntaber ini cenderung naik lhoo.. Terbukti, mulai dari Paman terkena muntaber dan dirawat di RS, kemudian Bibi, diare, kemudian ayah diare, dalam waktu yang berdekatan. Saat menjenguk di RS pun..saya lihat disekitar, ternyata pasien yang lain juga kebanyakan muntaber, ada pula yang bayi 8 bulan muntaber. Sepertinya lagi musim nih..

Kata dokter yang merawat, hal ini juga ada hubungannya dengan musim buah mangga, dimana lalat buah berkeliaran, dan hinggap dimakanan kita. Alhasil, kotor dan mengakibatkan muntaber.

So, antisipasinya..
  • Cuci tangan sebelum memegang makanan
  • Pakai hand sanitizer juga membantu lho..Kandungan alkohol, membasmi kuman yang ada ditangan kita
  • Cuci bersih makanan mentah, seperti daun selada, tomat, timun, dll. Kalau saya, suka saya bilas dengan air minum dulu sebelum disajikan.
  • Jajan pinggir jalan, dikurangi dulu, kalau pun kepingin, pilih yang disajikan panas
  • Kalau muntah disertai diare, baiknya langsung ke RS supaya tidak dehidrasi.
  • Siapkan oralit dirumah. Tidak mahal, paling 1 sachet 700 rupiah,  tetapi sangat membantu mengatasi dehidrasi. Larutkan 1 sachet dalam 200 ml air, minum sebanyak banyaknya, terutama setelah BAB.
  • Dehidrasi berbahaya lho--> karena tekanan darah bisa turun drastis..Ada yang pernah sampai 70/40, dalam kondisi ini udah lemas sekali.  Karena 70% tubuh kita terdiri dari air. Begitu air ini keluar melalui muntah atau diare, maka volume cairan mengecil, tekanan darah kita turun. Kalau tekanan turun, jantung memompa darah ke organ jadi sulit, karena tidak lagi bertekanan, dan akibatnya bisa menjadi fatal
  • Suplemen yang mengandung probiotik baik untuk digunakan, tetapi hindari yang mengandung produk olahan susu (dairy products)

Oke, waspada muntaber ya, semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar