13 Juni 2011

E.Coli Serbu Eropa, Yuk Cegah Bahayanya

Wah E.Coli sudah mengancam Eropa, menginfeksi 24.000 penduduk dan menelan 24 korban tewas. Strain baru yang mewabah adalah EHEC (Entero-Haemoragic Eschericia Coli. Entero: pencernaan. Haemoragic: pendarahan). Nah, sudah bisa ditebak kan dari namanya, bakteri ini cukup mematikan karena menyebabkan pendarahan pada saluran pencernaan. Sejauh ini Indonesia masih tergolong aman..Tapi, kita perlu waspada lho...Dengan mudahnya bepergian antar negara, bukan hal yang mustahil bakteri E.Coli tersebut datang ke Indonesia. Tunggu apa lagi, yuk, lihat ulasan lengkap tentang si kuman E.Coli!

Apa itu E.Coli?

E.Coli, kepanjangan dari Eschericia Coli adalah bakteri alami yang ada pada saluran pencernaan kita untuk membusukkan makanan.  Pada umumnya strain ini tidak berbahaya dan  nggak heran, jika E Coli banyak ditemukan pada usus besar kita. Namun, ada beberapa jenis strain E.Coli yang berbahaya dan kebal terhadap antibiotik, itu dia yang ditakuti.

Apa Gejalanya?

Seperti yang dinyatakan oleh Prof. Tjandra Yoga, Dirjen Pengendalian Infeksi Menular, gejala terinfeksi E.Coli adalah sakit perut seperti kram disertai diare, (ada beberapa kasus yang disertai berak darah), demam, mual-muntah. Mayoritas penderita sembuh dengan sendirinya dalam  10 hari, namun sekitar 10% nya mengalami Haemolytic Uraemic Syndrome (HUS) yaitu gagal ginjal akut yang disertai kerusakan pada sel-sel darah merah, gangguan saraf, stroke dan koma.  
Jika mengalami diare, tips lengkapnya bisa dilihat pada artikel saya sebelumnya, First Aid Menghadapai Diare

Pencegahannya
Berperilaku hidup bersih dan sehat, antara lain dengan mencuci tangan pakai sabun setelah Buang Air Besar (BAB). Karena E.Coli banyak terdapat pada saluran cerna untuk membusukkan makanan, maka bakter ini banyak dijumpai pada faeces. Maka dari itu, biasakan cuci tangan dengan sabun sebelum memegang makanan, hal ini terkesan sangat sederhana, namun dampaknya dalam mencegah berbagai penyakit menular sangat besar.

Sementara itu 5 kunci untuk menjamin keamanan makanan yang dikeluarkan oleh WHO:

  1. Jagalah kebersihan
  2. Pisahkan bahan mentah dengan bahan matang
  3. Masak makanan sampai matang
  4. Jaga makanan pada suhu aman
  5. Gunakan air bersih untuk mencuci bahan makanan    
Semoga Bermanfaat!

Sumber: www.detikhealth.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar